LIVE! Streaming RCTI -Klik Disini-

Djarum Super MLD : Kiddle.ID
Tidar Sakti

Inilah Bacaan Doa Qunut Subuh dan Witir yang Benar dan Lengkap

Advertisement

Bacaan Doa Qunut - Bagaimana sih tata cara dan bacaan qunut yang dilakukan ketika sholat subuh? Apakah berbeda bacaan doa qunut ketika sholat berjamaah (menjadi imam dan makmum) dengan sholat sendirian dirumah? Apa hadits yang menjelaskan tentang hukum sunnah membaca doa qunut?

Sebagian dari Anda mungkin pernah dengar yang namanya qunut nazilah? Qunut nazilah adalah sebuah doa yang disyariatkan ketika terjadi musibah besar, dan boleh dilakukan pada semua shalat fardhu (sholat lima waktu).

Sedangkan yang akan kita bahas disini adalah qunut sholat, yaitu doa qunut yang dilakukan ketika i'tidal (berdiri setelah ruku') di rakaat terakhir pada sholat subuh dan shalat witir. Lantas, apa hukum membaca doa qunut? Hukum membaca doa qunut ketika sholat subuh adalah sunnah muakkad (aba'ad), namun apabila terlupa karena tidak melakukannya disunnahkan untuk melakukan sujud syahwi.

Jamaah Shalat Subuh Membaca Qunut : Kiddle.ID
Foto via Rabbanitour.com

Sujud syahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan usai membaca bacaan tahiyatul akhir (sebelum salam), pada kedua sujud tersebut hendaklah membaca bacaan sujud syahwi berikut ini:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ
Tulisan latin: Subhaana man-laa yanaamu walaa yashuu
Arti bahasa Indonesia: Maha suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa
Wajib baca ⇨ Jangan sampai salah, ini bacaan niat sholat lima waktu yang benar!

Bacaan doa qunut ketika sholat subuh dan witir

Kata Qunut sendiri berasal dari kata "Qanata" yang artinya patuh atau tunduk dalam mengabdi (kepada Allah). Tunduk dan Taat, berdasarkan ayat "Hanya milik Allah segala yang ada di langit dan di bumi, semuanya kunut (tunduk) kepada Allah." (QS. Al-Baqarah: 116).

Lantas bagaimana lafadz bacaan doa qunut yang benar beserta artinya? Mari simak tulisan di bawah ini.

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْت
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Tulisan doa qunut berbahasa latin

Allahummahdinii fii man hadaiit,
Wa'aafinii fii man 'aafaiit,
Wa tawallanii fii man tawallaiit,
Wa baarik lii fiimaa a'thoiit,
Wa qinii birohmatika syarra maa qadhaiit,

Fa innaka taqdhii walaa yuqdaa 'alaiik
Wa innahu laa yadzillu man waalaiit,
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit,
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait
Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit
Astaghfiruka wa atuubu ilaiik,

Wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

PERHATIAN! Bagi yang bertindak sebagai imam, hendaknya merubah beberapa bacaan berikut ini tanpa mengurangi inti dari bacaan doa qunut tersebut, karena penggunaan pada kata "nii" (untuk sholat sendiri/munfarid), dan penggunaan kata "naa" (untuk sholat berjama'ah). Jadi jika Anda bertindak sebagai imam maka bacaan yang diubah adalah sebagai berikut:
“Allah humah dini” ⇨ “Allah humah dina”
“Wa’a fini ” ⇨ “Wa’a fina ”
“Watawallani” ⇨ “Watawallana”
“Wabarikli” ⇨ “Wabariklana”
“Waqinii” ⇨ “Waqina”
Arti bacaan doa qunut adalah sebagai berikut ini:

Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang2 yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.
Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan.

Karena, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum atau menentukan atas Engkau.
Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan.
Aku mohon ampun dan kembali (taubat) kepada Engkau.

Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan serta sahabatnya.”

Gambar DP BBM Doa Qunut : Kiddle.ID
Foto via Kampus.sarkub.com

Hukum membaca doa Qunut sendiri bisa saja berbeda sesuai dengan Mazhab yang dianut masing-masing pemeluk Islam. Dalam Mazhab Syafii dan Maliki, doa Qunut  termasuk Sunnah Muaakat yang mana jika ditinggalkan tidak akan membatalkan salat Subuh.

Sementara itu, Mazhab Hanafi tidak menyunnahkan Qunut dalam solat Subuh dan Mazhab Hambali menyunatkan doa Qunut khusus pada pemimpin salat (imam).
Share sekarang juga ⇨ Jangan tidur ketika 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, inilah 4 keistimewaan malam lailatul qadar yang harus kamu ketahui!
Beberapa berpendapat bahwa doa Qunut adalah sunnah mengambil dasar dari beberapa riwayat, yakni “Rasullulah SAW tidak henti membaca Qunut dalam salat Fajar hingga beliau meninggal dunia" (Musnad Ahmad bin Hanbal).
Advertisement
BAGIKAN:

+1

PROMO! Talenan Hias -Klik Disini-